NOYAN - Aloysius L Sandang BA, tokoh masyarakat Dayak Kabupaten Sanggau mengatakan, bahwa kenyataan hidup masyarakat adat diabaikan, perampasan tanah adat untuk perkebunan dan hanya dijadikan objek pembangunan saja, harus menjadi perhatian segenap elit masyarakat.
“Kasus pahit dialami oleh masyarakat Dayak di perbatasan, khususnya yang berdomisili di Kecamatan Noyan Kabupaten Sanggau, ada yang kebun karetnya digusur tanpa mempertimbangkan rasa kemanusiaan, sementara kebun karet tersebut adalah sumber pendapatan dan penghidupan sehari-hari,” katanya.
Untuk itu, berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat adat tak akan bermakna kalau para elit lokal masih saja asyik berpolemik mengklaim kewenangan dan kekuasaan sebagai milik institusinya dalam menentukan langkah kebijakan pemerintah. Padaha semua itu dapat diselesaikan dengan duduk satu meja kalau sama-sama menyadari bahwa semua orang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
“Masyarakat adat ingin mendengar para elit berdebat soal kewenangan untuk membela hak mereka supaya dapat menikmati hidup bebas dari tekanan dan tindasan dari para pemilik modal,” imbuhnya.
Untuk itu kata Sandang yang juga duduk di kepengurusan DAD Kabupaten Sanggau ini, alangkah baiknya jika seluruh lapisan masyarakat adat yang merasa ditindas dapat tetap tabah berjuang dengan acara-cara yang santun untuk kembali mengambil hak-haknya. Karena, sebenarnya Undang-Undang telah memberi perlindungan sebagai payung hukum, seperti yang diamanatkan dalam pasal 22 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan.
“Jika ada yang tidak sependapat dengan saya karena kepentingan sesaat, adalah haknya. Namun suatu saat mereka akan sadar bahwa yang tertindas itu adalah masyarakatnya sendiri,” tandasnya.
- Muspika Noyan Fasilitasi Penyelesaian Masalah Air Keruh Dusun Entubu
- Desa Noyan Kelola ADD Dan DD Secara Transparan
- Jalan Terusan-Noyan Rusak Parah, harus ada perhatian khusus dari Pemerintah
- Dewan Desak Pihak Pengeruh Bertanggung Jawab Pulihkan Kondisi Sungai Entubu
- Sungai Keruh, Masyarakat Entubu Marah Tuntut Penambang Sediakan Tong Air
- Masyarakat Adat Dayak masih menggantungkan Hidup dengan Ladang Berpindah
- Wabup Sanggau : Umat Mesti Perangi Narkoba
- Peresmian Paroki Noyan Keuskupan Sanggau
- Paulus Hadi : Tahun ini, Jalan Kecamatan Noyan Diperlebar
- Pemerintah diharapkan Perhatikan Kompetensi Perangkat Desa
- Menteri Desa : Setiap desa harus ada BUMDes
- Setelah Ada UU tentang Desa, Kementerian Mana yang Paling Berhak Mengurus?
- Penanganan Pembangunan Perbatasan Diserahkan Kepada Empat Kementerian
- Presiden: Penanganan Perbatasan Oleh Banyak Kementerian Tidak Fokus
- Berjuang di Perbatasan demi NKRI meski Jadi "Anak Tiri"
- Warga Uwah Bunuo Merindukan Signal dan Listrik
- Hasil Pemilu Bupati Sanggau Kecamatan Noyan
- Masyarakat Perbatasan Ingin Merdeka
- Kecamatan Noyan Dalam Angka 2012
- TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke Desa Semongan
- Pemerintah Canangkan Ketahanan Pangan di Perbatasan
- Petani Pagari Kebun PT GKM Noyan
- Hutan Gundul Picu Banjir di Noyan
- ADD Untuk Kesejahteraan Rakyat Desa
- Hati-hati Pencatat Meteran PLN yang Sembrono , Tagihan Anda Bisa Melonjak
0 comments:
Post a Comment