Manajer PLN Cabang Sanggau Arif Pramudya mengungkapkan pihaknya banyak mendapatkan laporan pelanggan terkait dengan lonjakan pembayaran rekening tagihan pemakai listrik beberapa waktu belakangan ini.
“Ya, kita memang ada mendapatkan beberapa komplain dari masyarakat. Khususnya mengenai adanya lonjakan tagihan rekening mereka,” terangnya, belum lama ini.
Lonjakan tagihan itu, jelas Arif, bukan kesalahan di PLN. Namun hal itu terjadi karena ulah oknum pencatat meteran yang kerjanya sembrono sehingga terjadi akumulasi dari pembayaran yang biasanya kecil tiap bulannya. Sementara pemakaian pelanggan besar selama kurun waktu tertentu.
“Nah, ini pemicunya, maka terjadinya akumulasi dari pembayaran kecil. Tapi sesungguhnya pemakaian pelanggan besar. Penyebabnya, karena pencatatan meter tidak benar,” tegasnya.
Mencuatnya persoalan itu menurut Arif, karena PLN Sanggau sekarang sudah menerapkan sistem baru dan tidak menggunakan cara manual lagi. “Sekarang si pencatat meteran itu telah dibekali kamera. Digunakan untuk memotret angka pemakaian di meteran pelanggan sehingga ada bukti autentik,” tuturnya.
Selain itu, kata Arif, petugas pencatat meteran yang kerja semaunya kini sudah tidak dipakai lagi. “Petugas yang tidak benar mencatat itu sudah kita berhentikan. Nah, setelah kita menggunakan pencatatan baru. Maka terungkap semua ulah pencatat lama itu. Mungkin saja mereka itu menebak-nebak saja jumlah angka di meteran pelanggan,” timpalnya.
Bagaimanapun, tambah Arif, listrik yang sudah dipakai pelanggan haruslah dibayar. Hanya saja, PLN akan tetap bersikap lunak dalam hal penagihan dan pembayarannya.
“Intinya, PLN pun tidak ingin membebani pelanggan dengan lonjakan tagihan itu. Untuk itu, pelanggan bisa membayar dengan cara mencicil sesuai dengan kemampuan pelanggan tiap bulannya,” terang Arif.
Di samping itu, Arif meminta masyarakat agar mengerti dengan kondisi PLN yang terus melakukan pembenahan di berbagai lini. Termasuk pula pada pencatatan meteran listrik pelanggan.
“Kita meminta pengertian pelanggan. Kita terus melaksanakan pembenahan di berbagai lini. Termasuk pula dengan pencatatan meteran pelanggan itu,” pungkasnya. (Equatornews 16/11/11)
Baca Juga !
INFO NOYAN
- Muspika Noyan Fasilitasi Penyelesaian Masalah Air Keruh Dusun Entubu
- Desa Noyan Kelola ADD Dan DD Secara Transparan
- Jalan Terusan-Noyan Rusak Parah, harus ada perhatian khusus dari Pemerintah
- Dewan Desak Pihak Pengeruh Bertanggung Jawab Pulihkan Kondisi Sungai Entubu
- Sungai Keruh, Masyarakat Entubu Marah Tuntut Penambang Sediakan Tong Air
- Masyarakat Adat Dayak masih menggantungkan Hidup dengan Ladang Berpindah
- Wabup Sanggau : Umat Mesti Perangi Narkoba
- Peresmian Paroki Noyan Keuskupan Sanggau
- Paulus Hadi : Tahun ini, Jalan Kecamatan Noyan Diperlebar
- Pemerintah diharapkan Perhatikan Kompetensi Perangkat Desa
- Menteri Desa : Setiap desa harus ada BUMDes
- Setelah Ada UU tentang Desa, Kementerian Mana yang Paling Berhak Mengurus?
- Penanganan Pembangunan Perbatasan Diserahkan Kepada Empat Kementerian
- Presiden: Penanganan Perbatasan Oleh Banyak Kementerian Tidak Fokus
- Berjuang di Perbatasan demi NKRI meski Jadi "Anak Tiri"
- Warga Uwah Bunuo Merindukan Signal dan Listrik
- Hasil Pemilu Bupati Sanggau Kecamatan Noyan
- Masyarakat Perbatasan Ingin Merdeka
- Kecamatan Noyan Dalam Angka 2012
- TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke Desa Semongan
- Pemerintah Canangkan Ketahanan Pangan di Perbatasan
- Petani Pagari Kebun PT GKM Noyan
- Hutan Gundul Picu Banjir di Noyan
- ADD Untuk Kesejahteraan Rakyat Desa
0 comments:
Post a Comment